Skip to main content

Alasan Rizky Billar Belum Sentuh Duit Rp 1 M Sekoper dari DNA Pro


Rizky Billar dan Lesti Kejora bisa dengan enteng mengembalikan uang sekoper dari co-founder DNA Pro, Stevan Richard atau Stefanus Richard. Pasangan itu nyatanya belum sama sekali menyentuh uang tersebut.

Kemarin pasangan itu membawa uang tersebut ke Bareskrim. Soal keterlibatannya dengan DNA Pro, Rizky Billar mengaku dia dan Lesti Kejora dicecar 19 pertanyaan soal robot trading DNA Pro.

Beberapa bulan lalu, Stefanus Richard yang saat ini sudah ditahan, datang ke rumah Rizky Billar dan Lesti Kejora. Kedatangan Stefanus Richard saat itu untuk memberikan hadiah kepada Baby L.

Tidak hanya ingin memberikan hadiah untuk Baby L, Stefanus Richard juga meminta exposure di media sosial Billar.

"Dia bilang, ini hanya bentuk apresiasi dia, dia juga senang sama kami, lalu dia ingin memberikan hadiah. Karena memang ditujukan untuk anak, sampai sekarang kami simpan, nggak pernah kami sentuh karena untuk anak," aku Rizky Billar.

Rizky Billar menegaskan dirinya sama sekali belum memakai uang Rp 1 miliar dari DNA Pro itu. Sesuai dengan tujuan Stefanus Richard memberikan uang tersebut, Rizky Billar dan Lesti Kejora benar-benar menyimpan uang tersebut.

"Tidak. Belum sempat dipakai karena memang seperti saya bilang, bahwa ini memang dikhususkan untuk anak kami. Jadi, kami tidak pernah menyentuhnya. Nggak ada lagi (yang diterima selain uang Rp 1 miliar)," tegasnya.

Setelah mendapat uang tersebut, Rizky Billar juga tak pernah mempromosikan DNA Pro. Dirinya hanya diminta mengunggah momen pemberian uang sekoper itu.

"Banyak banget beredar berita bahwa saya sebagai BA, saya mem-posting platform-nya, mempromosikan platform-nya. Tidak pernah sama sekali saya mempromosikan!" ungkapnya.

"Saya hanya mengabarkan bahwa saya itu, sebagai ucapan terima kasih saya, saya akhirnya mem-posting-lah, sudah diberikan hadiah," jelas Rizky Billar.

Ini adalah kali kedua Rizky Billar dan Lesti Kejora terseret kasus trading ilegal. Sebelumnya, Rizky Billar dan Lesti Kejora harus ke Bareskrim karena menerima amplop kondangan dari Doni Salmanan.

(*)
Comment Policy: Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.
Buka Komentar
Tutup Komentar