Skip to main content

Kisah Lucu Putri Arumi Bachsin Tak Tahu Sang Ayah Pejabat, Bingung Ortunya Terkenal


Arumi Bachsin menjadi salah satu selebriti yang menjadi istri seorang pejabat. Sang suami, Emil Elestianto Dardak tengah mengemban tugas sebagai Wakil Gubernur Jawa Timur.

Wanita kelahiran Jakarta 29 tahun silam tersebut tengah vakum dari dunia hiburan Tanah Air. Kini, ia sibuk mendampingi sang suami sebagai abdi negara dan menetap di Surabaya.

Beberapa waktu yang lalu, Arumi Bachsin sempat berbicara soal keluarga terutama anak-anaknya, Bunda. Dalam kesempatan tersebut, ia disinggung mengenai bakat kedua buah hatinya.

Ternyata, Arumi melihat bahwa anaknya memiliki bakat yang cocok jika ingin terjun ke dunia hiburan sepertinya. Hanya saja, ia menilai kesiapan tersebut belum ada karena mereka masih malu-malu.

Melihat potensi tersebut, ia mengaku hanya bisa memberikan dukungan. Selebihnya, biarkan anak yang mengembangkan kemampuan tersebut tanpa ada intervensi orang tua.

"Kalau aku , apa saja mau anaknya. Mau jadi apa selama semuanya positif, orang tua kan tugasnya support saja. Karena kalau dari orang tua yang mendikte anak takutnya jadi enggak maksimal," katanya, dikutip dari kanal YouTube insertlive.

Di sisi lain, Arumi ternyata tak pernah menunjukkan karyanya pada anak-anak saat masih aktif di dunia hiburan, Bunda. Ia bahkan mengaku anak-anak sering bertanya mengapa sang ibunda terkenal.

"Aku malu. Biasanya nanya-nanya ke Omanya atau ke nanny (pengasuh), 'Kok Mama banyak yang kenal?', gitu," gitu.

Bukan apa-apa, Arumi tak ingin latar belakangnya yang pernah menjadi selebriti menjadi tolak ukur untuk anaknya mengikuti sang ibunda. Oleh karena itu, ia mencoba untuk menyembunyikan dan berharap anaknya bisa menemukan bakat secara murni.

"Karena aku enggak mau terlalu (menunjukkan entertainer). Kalau memang ketemu (bakatnya) sendiri, ya enggak apa-apa. Enggak mau itu (pengalaman menjadi selebriti) terlalu jadi benchmark (tolak ukur) gitu."

"Takutnya kan menjadi benchmark-nya dia, sedangkan dia punya potensi sendiri jadi lebih bagus dia nanti berkembang secara naturalnya dia saja," sambungnya.

Kehidupan Sebagai Keluarga Pejabat


Lebih lanjut, Arumi Bachsin juga menceritakan kesehariannya menjadi anggota keluarga pejabat. Katanya, di rumah terasa lebih ramai karena ada beberapa orang yang bertugas seperti para protokoler hingga pengamanan.

Baginya, orang-orang tersebut sudah dianggap selayaknya keluarga. Kemana pun Arumi maupun suami bepergian, pasti ada yang mengikuti untuk memberikan pengamanan.

Namun siapa sangka, ternyata Arumi lebih berharap jika fasilitas-fasilitas tersebut tak berlaku pada anak-anaknya, Bunda. Menurutnya, akan lebih baik jika anaknya bisa tumbuh selayaknya anak pada umumnya.

"Pinginya anak-anak itu bisa tumbuh sesuai dan normal kayak anak-anak yang lainnya, tanpa fasilitas-fasilitas yang yang berlebihan. Kita orang tuanya dikasih fasilitas gitu saja, 'Haduh ini kayak ada mata-mata, di mana-mana diikutin', gitu. Jadi pinginnya sih anak-anak bisa lebih related sama temen-temennya," katanya.

Tak tahu ayahnya pejabat

Selain soal fasilitas, Arumi juga membocorkan bahwa ternyata anak-anaknya tak begitu sadar dengan profesi yang diemban sang ayah. Sebagai salah satunya, ada kisah lucu yang terjadi beberapa waktu yang lalu.

Momen ketidaktahuan anak Arumi dengan profesi sang ayah terbongkar ketika melaksanakan Upacara 17 Agustus di sekolah. Di tengah acara tersebut, ada video sang ayah yang muncul untuk memberikan ucapan.

"Anak-anak dari awal itu enggak kita tanamkan sebagai anak pejabat, jadi tuh antara sadar enggak sadar. Malah bingung waktu pas Upacara 17 Agustus, video Papanya itu diputar sebagai wakil gubernur mengucapkan secara resmi kenegaraan di sekolahnya. Dia bilang, 'Kok ada video Papa'."

"Malah bingung, 'Emang kerjaan Papaku nyambungnya apa? Kok bisa sampai ke sekolahku?, gitu," kenangnya.

Kejadian di luar dugaan ini sebetulnya turut membuat Arumi merasa lebih lega. "Jadi kalau aku sih malah senangnya ya gitu, jadi enggak bisa menjadi bahan untuk sombong-sombongan dan lain-lain gitu," tuturnya.

Enggak sampai di sana, Arumi juga tak ingin anak-anaknya begitu terbawa suasana jika paham dan mengerti profesi orang tua. "karena kalau masalah jabatan itu kan come and go. Nah, anak-anak itu jangan sampai terlalu ke-impact sama apapun perjalanan hidup atau karir orang tuanya. Pengennya nanti dia bisa banggakan apapun jadi diri dia sendiri," tuturnya.

Sumber : haibunda.com

(*)
Comment Policy: Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.
Buka Komentar
Tutup Komentar