Skip to main content

Ayu Ting Ting Laris Manis Jual Baju Bekasnya di Rumah Malah Tuai Pro Kontra


Aksi Ayu Ting Ting menjual baju bekas miliknya di rumah menjadi perbincangan. Dalam video yang beredar penyanyi dangdut asal Depok ini menggelar lapak tepat di depan parkiran mobil-mobil mewahnya.

Ayu Ting Ting seketika itu menjelma sebagai pedagang kaki lima. Ia dengan pakaian piyama pendek duduk di atas boks besar sambil menawarkan baju bekas dagangannya.

Pembeli yang didominasi wanita terlihat berkerumum memilih baju bekas Ayu Ting Ting di antara tumpukan. Ayu Ting Ting menjual baju bekasnya mulai harga Rp 30 ribu hingga Rp 100 ribu.

"Sebelah kiri saya 30 ribu, sebelah kiri saya 30 ribu," ucap Ayu Ting Ting menggunakan mikrofon.

"Ini 100 ribu. Inget kalau udah dapat jangan dikemana-manain langsung bayar," sambungnya.

Ayu juga membongkar harga asli bajunya untuk menyakinkan para pembeli kalau memang pakaian bekas tersebut benar dijual murah.

"Harganya di toko masih 500 ribu 499 ribu kalau di sini saya turunin jadi 100 ribu aja," ucapnya.

Pelantun lagu Alamat Palsu ini pun tampak perhatian terhadap pembeli. Ia sempat memberitahu beberapa pembeli yang mengambil baju setelan agar mencari pasangannya.

Ibu satu anak tersebut menjual baju bekasnya mulai dari kemeja, gamis, hingga kebaya.

"Bahannya adem lembut dari tisu basah dicampur tisu kering," candaan Ayu Ting Ting kepada para pembeli.

Cuplikan video Ayu Ting Ting jual baju bekasnya dibagikaan ulang akun TikTok @keluargakecildijerman. Rupanya aksi Ayu ini menuai pro kontra netizen.

"Kalau baju artis mah gak sembarang harga dijual 100 aja udah murah," komentar netizen dengan emoji tertawa.

"Secara tidak langsung, Ayu Ting Ting sedekah buat fansnya dan tetangganya," sahut yang lain.

"Kenapa gak disedekahin aja kalau baju udah dipakai biar riskinya mengalir," tanggapan lainnya.

"Ayu Ting Ting gak mau rugi," sindir netizen lain dengan emoji tertawa.



Sumber : suara.com

(*)
Comment Policy: Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.
Buka Komentar
Tutup Komentar