Skip to main content

Dua Tahun Nikahi Janda Kaya, Mendadak Fadel Islami Unggah Soal Perpisahan hingga Rasa Kehilangan, Ternyata Ini Sebabnya


Sudah dua tahun menjadi suami Muzdalifah, Fadel Islami mengunggah kata-kata yang menyinggung soal perpisahan.

Fadel Islami dan Muzdalifah menikah di tahun 2019.

Usai menikah, banyak cibiran yang dilontarkan pada Muzdalifah dan Fadel.

Ada yang menyebut Fadel hanya ingin mengincar harta janda Muzdalifah yang kaya raya.

Namun, hal tersebut ditepis oleh Fadel.

Hinggas saat ini, Fadel dan Muzdalifah masih terus bersama.

Namun, beberapa waktu lalu Fadel mengunggah tulisan yang menyinggung soal perpisahan.

Apa yang sebenarnya terjadi dengan Fadel?

Dilansir oleh Grid.ID dari Instagram story Fadel Islami, suami Muzdalifah tersebut mengungkapkan isi hatinya saat ini.

Fadel menyinggung soal perpisahan yang menyakitkan.

"Perpisahan atau kehilangan benar dan betul adanya, sangat menyakitkan serta membekas," tulis Fadel.


"Tepat kemarin tanggal 10 kepergianmu, tidak ada yang berbeda dari hari pertama sampai sekarang, wajahmu selalu menghias disetiap sujud sholatku," imbuhnya.

Tidak disangka, tulisan itu bukan terkait rumah tangganya dengan Muzdalifah namun terkait ayahnya yang sudah meninggal dunia.

Fadel masih berduka atas kepergian ayahnya.

"Terlalu munafik kah aku kalau kukatakan aku kuat, tegar dan biasa saja. Beberapa dari orang disekelilingku selalu mendapatiku melamun sembari mengatakan apa yang engkau fikirkan," tulis Fadel lagi.

"Aku menjawabnya bukan dengan kata-kata melainkan senyum berat. Langit ini terasa runtuh semuanya hambar bagai siang tanpa matahari dan malam tanpa bintang juga bulan."

"Insya Allah sekarang kupersiapkan dengan baik agar kita bisa berjumpa dan berkumpul sembari menunggu waktuku di jemput atau hari kiamat," ujar Fadel.

Meski sayng ayah telah tiada, Fadel mengaku bangga menjadi anak ayahnya.

Meski demikian, ada rasa iri dalam hati Fadel melihat orang lain yang masih memiliki keluaga yang utuh.

"Allah sudah begitu baik karena memberiku kesempatam memiliki ayah, aku bangga jadi anakmu, sangat bangga bahagia," imbuh Fadel lagi.

"Sudah lama saya mengubur sifat iri hati saya kesiapapun tapi sekarang muncul lagi, kadang iri dan haru melihat teman-teman yang masih berkumpul bersama keluarga lengkap," tutupnya.

(*)
Comment Policy: Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.
Buka Komentar
Tutup Komentar