Skip to main content

Dul Pernah Ingin Tinggal Bersamanya, Maia Estianty Beri Syarat Ini


Maia Estianty mengenang ujian terbesar yang pernah dihadapi olehnya yaitu saat sang putra bungsu, Dul Jaelani, terlibat kecelakaan yang menelan sejumlah korban jiwa.

Kala itu, Maia mendorong Dul untuk mendekatkan diri kepada Tuhan dan dirinya. Bahkan, putra bungsunya itu sampai ingin tinggal serumah dengannya. Saat itu Maia sudah bercerai dari Ahmad Dhani dan tinggal terpisah dari anak-anak mereka.

Alih-alih langsung mempersilakan putranya untuk tinggal bersamanya, Maia Estianty malah memberikan satu syarat. Ia ingin Dul meningkatkan ketakwaannya kepada Tuhan dengan rajin salat.

"Di situ lah mulai juga, bagus juga buat Dul. Karena waktu itu sempat habis Dul sembuh, kan Dul minta pindah ke rumahku. Terus pas dia pindah, aku cuma bilang gini 'Boleh kamu pindah ke rumah bunda tapi syaratnya cuma satu, lu harus salat ya'," cerita Maia di kanal YouTube Sophie Nativa TV.

"Terus Dul waktu itu kalau nggak salah bilang 'Aku mau salat gimana, aku nggak kenal Tuhanku, siapa yang aku sembah? Ngapain aku salat kalau aku nggak kenal Tuhanku itu siapa'," sambungnya.

Momen lainnya adalah saat Dul meminta didoakan oleh Maia agar tidak masuk penjara imbas dari kecelakaan yang disebabkan olehnya.

Lagi-lagi, saat itu Maia sebagai seorang ibu mendorong agar Dul kembali taat kepada Tuhan dan meminta langsung dengan berdoa.

"Suatu saat pas lagi masalah hukum, dia bilang sama aku, 'Bunda doain dong supaya aku nggak masuk penjara'. Aku bilang gini, 'Kamu mau selamat, nggak masuk penjara? Kamu minta langsung sama Tuhan. Kamu salat, kamu harus sujud minta langsung sama Tuhanmu'," kata Maia.

Sejak saat itu, Maia merasa putranya mulai berubah. Dorongan yang diberikan oleh istri Irwan Mussry itu nampak berhasil. Dul Jaelani mulai meningkatkan kedekatannya dengan Tuhan.

Sumber : Insertlive.com

(*)
Comment Policy: Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.
Buka Komentar
Tutup Komentar