Skip to main content

Bak drama Korea, begini kisah cinta putri konglomerat Samsung dan pengawalnya yang berakhir miris


Kehidupan pribadi keluarga konglomerat pemilik Samsung memang selalu menarik perhatian publik.

Sebagai keluarga terkaya di Korea Selatan, setiap tindak-tanduk anggota keluarga Samsung memang selalu menjadi sorotan.

Terlebih, keluarga Samsung memang diliputi berbagai kontroversi yang menandingi kisah-kisah dalam drama Korea.

Salah satu hal yang sempat ramai dibicarakan publik adalah pernikahan putri keluarga Samsung, Lee Boo Jin dengan pengawalnya sendiri, Im Woo Jae.

Untuk diketahui, Lee Boo Jin merupakan anak kedua dari Lee Kun Hee (chairman Samsung Group 1987-2008 dan 2010-2020).

Selain itu, Lee Boo Jin juga merupakan Presiden Shilla Hotel yang merupakan bagian dari Samsung Group.

Kisah cinta Lee Boo Jin dan Im Woo Jae menuai konroversi karena perbedaan latar belakang keduanya yang sangat jauh.

Keluarga konglomerat atau chaebol di Korea Selatan biasanya menikah dengan sesama konglomerat dan sebuah perjodohan.

Oleh sebab itu, keputusan Lee Boo Jin menikahi Im Woo Jae mendapat pertentangan dari banyak pihak.

Bahkan beredar rumor bahwa Lee Boo Jin sempat mogok makan agar Lee Kun Hee mau merestui hubungannya dengan Im Woo Jae.

Setelah bertahun-tahun berpacaran, Lee Kun Hee akhirnya merestui dan mengizinkan putrinya menikahi sang pengawal pada 1999.

Pernikahan ini membuat Im Woo Jae mendapat julukan “Mr. Cinderella” karena bisa menikahi putri konglomerat terlepas dari statusnya sebagai pengawal.

Setelah menikah, hidup Lee Kun Hee berubah drastis. Ia yang hanya lulusan SMA dikirim  Lee Kun Hee untuk bersekolah di Massachusetts Institute of Technology (IMT), Amerika Serikat.

Setelah itu, ia kembali ke Korea Selatan dan dianggakt menjadi eksekutif di Samsung Electro-Mechanics. Hidupnya berubah cepat dari pengawal menjadi pemegang posisi penting di Samsung.

Namun, kisah cinta keduanya tidak berakhir semanis kisah Cinderella.

Usai 15 tahun menikah dan dikaruniai satu anak, Lee Boo Jin menggugat cerai Im Woo Jae pada 2014.

Dilansir Hops.ID dari Yoonhap News Agency, alasan besar Lee Boo Jin menggugat adalah adanya perbedaan yang tak bisa didamaikan.

Dari gugatan dan jalannya sidang, pihak Lee Boo Jin menyatakan bahwa Im Woo Jae suka minum-minum dan memukul istri.

Informasi ini tentunya sangat merusak citra Im Woo Jae di mata publik. Ia dianggap sebagai sosok yang tak bersyukur.

Dalam wawancaranya dengan Hankyoreh pada 15 Juni 2016, Im Woo Jae pun akhirnya angkat bicara.

Im Woo Jae membantah tudingan bahwa ia suka mabuk dan memukul istrinya. Ia juga menyebut pihak Lee Boo Jin berbohong soal anaknya yang tak mau menemuinya.

“Pengacara Boo Jin berbohong soal putra saya tidak mau melihat saya. Mereka membuat klaim palsu bahwa saya gila uang dan menganiaya dia (Boo Jin),” katanya.

Im Woo Jae menceritakan bahwa ia dan Lee Boo Jin dulu tinggal di sebuah apartemen kecil di mana ada 18 pegawai yang sering keluar-masuk.

Ia berargumen bahwa jika dirinya memang suka masuk dan menganiaya Lee Bo Jin, maka para pegawai itu pasti melihat.

“Saat Boo-jin dan saya masih bersama, kami tinggal di sebuah apartemen kecil. Ada 18 pekerja yang keluar masuk sepanjang waktu,” kata Im Woo Jae.

“Jika saya minum-minum dan menyebabkan masalah di apartemen kecil itu, para pekerja pasti akan melihatnya. Tapi tidak ada yang melihatku bertingkah seperti itu saat itu,” lanjutnya.

Meski Im Woo Jae membantah tudingan dan sempat menentang perceraian, pada akhirnya pengadilan mengabulkan gugatan Lee Boo Jin.

Dilansir dari Yoonhap News Agency, Pengadilan Keluarga Seoul juga memberikan hak asuh putra mereka kepada Lee Boo Jin pada Juli 2017. Adapun Im Woo Jae diizinkan mengunjungi putranya sebulan sekali.

Pengadilan juga memerintahkan Lee Boo Jin membayar 8,8 miliar won kepada Im Woo Jae untuk pembagian aset.

Jumlah ini lebih kecil dari nilai aset yang dtuntut oleh Im Woo Jae, yakni sebesar 1 triliun won.

Namun, pertarungan keduanya masih terus berlanjut ke banding. Pada 2019, pengadilan memerintahkan Lee Boo Jin untuk membayar 14,1 miliar won dari pembagian aset.

“Dilihat dari berbagai aspek, (termasuk peningkatan nilai aset Lee selama dua tahun terakhir), wajar jika rasio pembagian aset dinaikkan dari 15 persen menjadi 20 persen,” kata pengadilan.

Bukan hanya itu, pengadilan juga meningkatkan jumlah kunjungan Im Woo Jae ke putranya menjadi dua kali sebulan.

Sumber : Hops.ID

(*)
Comment Policy: Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.
Buka Komentar
Tutup Komentar